complicated life

“karna mau belajar baik pun ke orang lain kadang tanpa kita sadari, banyak resiko-resiko yang perlu kita tanggung”

Pagi ini gue bingung aja, sekarang opini gue lagi jalan tentang langkah apa yang udah gue ambil sampe gue bisa jadi senyesel ini untuk ngambil semua tawaran dari sekian  banyak orang yang udah percaya ama gue buat ngembang amanah seberat ini. Gue bingung aja, kadang orang yang udah kita baein bener-bener, ada aja sifat orang tesebut yang bikin gue nyesel udah ngambil langkah sejauh ini.

In fact, gue makin lama makin sadar dan pikiran gue bisa ngomong gini ‘walaupun hidup lo gapunya list apa-apa buat hidup lo, tapi setidaknya lo gaboleh asal-asalan nerima atau pilih opportunity yang udah dateng ke lo, lo harus bisa mikir berkali-kali dan lebih jernih buat nerima keputusan beserta resikonya’ daaaaannnn, now u feel down dari apa yang udah lo ambil sendriri. It’s too stupid ☹

Emang.. dalam prinsip hidup gue hidup tuh gini ‘gaperlu  lah hidup di konsepin amat’ yang penting konsep mindset yang udah lo rancang dari hidup lo, lo bisa ambil pelajarannya. Dari mana yang harus di kurangin, mana yang harus di lebihin, mana yang harus di tepatin dan mana yang gaperlu dipikirin. Dan tanpa gue sadari sebelum gue ngambil langkah sebesar ini, gue udah lupa dari semua konsep-konsep dalam hidup gue yang udah gue tulis diatas.

Yaudahlayaaa, mau diapain lagi? Semua udah terjadi begitu aja karna waktu, mungkin gue Cuma butuh banyak waktu buat sabar, buat ikhlas, buat nerima keadaan dan kenyataan dan lain sebagainya

So, buat kalian teman-teman..

Jangan lupa buat belajar ikhlas di tiap detikya, karna buat bener-bener jadi orang baik seutuhnya itu ga segampang orang yang bersifat dua muka.

 

See u guys!

Advertisements

Real Life

entahlah, terakhir kali aku menulis sebuah cerita tentang almamaterku kemarin. baper juga rasanya. bahkan, mengundang rindu itu semakin bergejolak untuk kembali ke masa itu. ya! dimana masa yg benar-benar mendidikku sebelum menjalani kehidupan yang sebenarnya ini.

“Real Life” nama yg sederhana. Dua kata yg melahirkan banyak arti. mungkin beberapa bulan lalu aku tak sabar untuk dapat berpijak ke nama ini. namun, aku salah! yang dulunya aku sangat dambakkan ternyata harus butuh perjuangan. entah itu dari etika, moral, dan rohani pun.

Tuhan… entah mengapa saat ini aku benar-benar rindu masa sebelum perjalanan sesungguhnya ini di mulai. aku rindu mereka, para guru, adik-adik, semua orang yg menjadi bagian keluarga almamater ku.

titip rindu ini tuhan… Bahwa cinta ku ini masih sama dan tak akan pernah memudar. karna dari almamater itulah aku bisa mengenal dunia yg fana ini. jaga mereka tuhan, agar mereka selalu dalam jalan yang kau ridhoi.

 

trimakasih alamamaterku! aku mengerti kehidupan yg sebenarnya ini.

Almamater

Tepat di hari ke-40 menjelang kelulusan di pondok tercinta ini. aku semakin mengerti arti dari sebuah perpisahan. Canda tawa, suka duka, juga pelajaran yang aku ambil setiap harinya esok akan hanya dapat diabadikan dialbum kenangan seumur hidup.

Awal kehidupan di pondok yang pahit yang akan berakhir seindah ini. Keyakinan yang membuatku bisa menjadi sehebat ini. Kekanak-kanakan, ego, sifat manja yang dahulu masih terdapat dalam diri ini hingga aku dapat memahami setiap helaian pelajaran yang setiap harinya aku dapati.

Aku menjadi semakin kuat untuk menghadapi dunia luar nanti, walau kenyataan yang kulewati setiap harinya mengundang sabar dan tangis. Aku tetap mensyukurinya karna aku yakin hatiku ini tercipta dari Sang Maha Adil yang dapat mengadili semua cobaan dan kebahagiaan.

Bukan nyantri namanya jika setiap harinya tidak dilewati dengan pelajaran, bahkan setiap menit dan detiknya. Aku semakin paham bahwa kehidupan ini benar-benar real yang harus aku jalani.

 

Terimakasih tempat naungan yang selama ini telah berhasil membinaku menjadi sehebat ini.

#almamaterTercinta #Maret2016 #PonPesAttaqwaPusatPuteri #Graduate’16 #LKTAttaqwa #Guru. Masykur #FirstPost